Wotan: Kau yang tahu perintahku, dan kau …

Wotan: Kau yang tahu perintahku, dan kau juga yang melanggarnya.
Brunnhilde: Aku merenungi apa yang kau inginkan sebelum keharusan menyusun tatanan itu.
Wotan: Itu kesalahanmu juga — menganggapku lemah. Aku menimbang bahwa tata dunia lebih penting daripada secuil kemanusiaan.
Brunnhilde: Tapi kamu juga yang menghembuskan rasa sayang di jiwaku.
Wotan: Jalani saja hukumanmu.