Tagged: walkure Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Koen 11:53 am on April 29, 2009 Permalink
    Tags: , walkure   

    Wotan: Kau yang tahu perintahku, dan kau … 

    Wotan: Kau yang tahu perintahku, dan kau juga yang melanggarnya.
    Brunnhilde: Aku merenungi apa yang kau inginkan sebelum keharusan menyusun tatanan itu.
    Wotan: Itu kesalahanmu juga — menganggapku lemah. Aku menimbang bahwa tata dunia lebih penting daripada secuil kemanusiaan.
    Brunnhilde: Tapi kamu juga yang menghembuskan rasa sayang di jiwaku.
    Wotan: Jalani saja hukumanmu.

     
    • yudhi 8:39 am on May 12, 2009 Permalink | Reply

      wagner yang saya tau adalah wagner yg dulu sempat diidolakan sebegitu tingginya oleh nietzche, dan lalu disindir abis2an ketika dia (wagner) akhirnya merit, hihihi.

  • Koen 9:27 am on March 12, 2009 Permalink
    Tags: , walkure   

    Wotan: “Aku tak bisa melakukannya sendi … 

    Wotan: “Aku tak bisa melakukannya sendiri karena terikat sumpah. Maka kubimbing manusia bebas untuk cara menjalani hidupnya. Lalu biarlah ia yang akan menegakkan harmoni semesta.”
    Fricka: “Ia bukan manusia bebas, selama ia menjalani hidupnya mengikuti inspirasi langsung darimu. Musnahkan ia.”

     
  • Koen 10:58 am on February 24, 2009 Permalink
    Tags: , walkure   

    After days with Beethoven’s Seventh Symphony, these days I’m accompanied by Act 1 of Wagner’s Die Walküre. A philosophy embedded in music, as I used to say. I mean, even the music. Umwertung aller Werte. Umwertung aller Werte :). The greatness and the absurdity, blended. The greatness of life. So silly. So great.

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel